Menelaah Kembali Remittance Pada Nilai CAD Indonesia

By

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kalau Indonesia mencatat impor sebesar USD 14.26 miliar di di kuartal ketiga 2019 lalu. Dari angka tersebut, mayoritas impor masih berasal dari China, dengan nilai sebesar USD 3.8 miliar.

Komoditas utama yang diimpor dari China diantaranya adalah barang-barang elektronik seperti handphone, laptop dan aksesoris-aksesoris lainnya. Selain barang-barang elektronik tersebut, Indonesia juga mengimpor barang-barang lain seperti pesawat mekanik, peralatan listrik, besi baja, perabotan hingga penerangan rumah.

transfer valas

Selain China, ada negara-negara lain yang juga menjadi pemasok barang impor ke Indonesia. Beberapa diantaranya adalah Ukraina, Korea Selatan, Singapura dan Jepang.

Keempat negara tersebut mengimpor serealia, transmisi, emas dan mesin pesawat mekanik. Bahkan, nilai impor dari Korea Selatan tercatat mengalami peningkatan menjadi sebesar USD 140 juta per September 2019 kemarin.

Namun, jika dilihat secara agregat, BPS justru mencatat adanya perlambatan di sisi impor. Pasalnya, laju impor per September 2019 hanya mencapai USD 14.26 miliar. Nilai laju impor ini menunjukkan bahwa impor Indonesia mengalami penurunan sebesar 2.41 persen jika dibandingkan dengan laju impor di September 2018 yang senilai USD 14.611 milyar.

Menurut Kepala BPS Suhariyanto, kontributor dari penurunan itu adalah penurunan laju impor migas di September 2019. Padahal sebaliknya, impor dari sektor non migas yang mengalami peningkatan.

Secara bulanan, sektor migas mengalami penurunan 2,36 persen menjadi sebesar USD 1,59 miliar dari USD 1,63 miliar di Agustus 2019. Sementara itu, nilai impor di sektor non migas tercatat mengalami kenaikan, dari USD 12.54 miliar di September 2019 sebesar menjadi USD 12.67 miliar di September 2019.

Jika dibedah lebih lanjut, peningkatan nilai dari sisi komoditas non migas berasal dari peningkatan nilai impor serealia yakni sebesar USD 25.5 juta, kapal laut dan bangunan terapung USD 102.8 juta, kendaraan dan bagiannya USD 97.2 juta, bahan kimia organik USD 27.9 juta, serta kapas yang sebesar USD 22.1 juta.

Di sisi lain, komoditas yang mengalami penurunan nilai impor adalah komoditas seperti gula dan turunannya, pesawat terbang dan turunannya, besi dan baja serta binatang hidup. Berturut-turut, nilai impor dari barang-barang diatas adalah USD 66 juta, USD 53.9 juta, USD 47.4 juta, USD 31.9 juta, dan USD 27.7 juta.

Sepanjang bulan Januari-September 2019, Indonesia mencatatkan performa impor yang sedikit lebih rendah dari performa di periode yang sama di tahun 2018. Kinerja impor Indonesia tercatat mencapai USD 126.12 milyar selama periode Januari-September 2019, lebih rendah 9.12 persen dari realisasi Januari-September 2018.

Performa impor yang cukup rendah ini mengindikasikan bahwa daya beli masyarakat sedikit mengalami penurunan. Hal ini agak aneh mengingat sekarang kita bisa membeli apa saja yang kita butuhkan secara online, bahkan ketika barang tersebut hanya tersedia di luar negeri.

Dulu, hal ini tidak mungkin dilakukan karena proses remittance di bank-bank masih sangat lama dan ribet. Namun, dengan adanya digibank transfer valas, remittance atau transfer valas menjadi sangat mudah dilakukan.

Yang perlu dilakukan hanya menginstall aplikasi digibank by DBS. Setelah itu, pilih menu “Transfer” lalu klik “Transfer Valas”. Di layar selanjutnya, klik “Tambah Penerima” lalu pilih negara yang dituju dan mata uangnya. Setelah itu, silahkan pilih bank dan lengkapi detail penerima. Masukkan jumlah dana yang akan dikirim dan lalu klik “lanjut”  untuk menyelesaikan transaksi transfer valas yang tadi dilakukan.

Mudah dan praktis. Itulah dua hal yang membedakan proses remittance di digibank transfer valas dan proses remittance di bank lain. Selain bisa melakukan kegiatan remittance dimana saja dan kapan saja, digibank transfer valas juga menggratiskan biaya transfer valas untuk lebih dari 20 negara tujuan dengan 7 mata uang utama seperti USD, SGD AUD, EUR, HKD, GBP dan CAD. Namun, hal ini baru bisa dinikmati jika transaksi transfer valas yang dilakukan memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku.

digibank transfer valas juga menawarkan nilai tukar mata uang yang kompetitif sehingga transfer yang akan kamu lakukan akan semakin murah. Yang paling menarik adalah proses transfer valas yang dilakukan bisa diselesaikan pada hari itu juga transaksi belum melewati batas waktu yang telah ditentukan.

Dengan proses transfer valas yang se praktis dan semurah itu, sudah waktunya kita menciptakan pasar dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi Indonesia.