Fungsi & Cara Membuat Activity Diagram di Visual Paradigm

By

Apabila kamu sudah paham tentang UML (Unified Modeling Language), maka diagram Activity ini merupakan salah satu bagiannya. Jika kamu mau tahu bagaimana cara membuat activity diagram, maka kali ini akan saya coba jelaskan dengan menggunakan visual paradigm.

Artikel ini di dedikasi kan buat kamu yang sedang belajar cara bikin diagram activity. Saya juga masih belajar loh ya, jadi mari kita bahas bareng-bareng saja materi nya.

Apa itu Activity Diagram?

Sebagai pembuka, mari kita awali dengan pembahasan mengenai pengertiannya terlebih dahulu. Tujuannya agar kita lebih mudah memahami lebih dalam mengenai materi yang akan kita bahas ini.

Berdasarkan pengertiannya, Activity diagram ini merupakan sebuah diagram yang menggambarkan sebuah aktivitas yang di lakukan oleh user ataupun program, siapa saja yang terlibat serta sequential flow pada aktivitas tersebut.

Fungsi Activity Diagram

Activity diagram tentu memiliki banyak sekali fungsi dan manfaat yang akan di dapatkan. Beragam manfaat yang akan di dapatkan jika kita menggunakan activity diagram diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Activity diargam dibuat berdasarkan use case
  • Dapat menunjukan aktivitas proses pada sebuah sistem secara berurutan
  • Memberikan gambaran bisnis lengkap dengan urutan aktivitas pada setiap prosesnya

Baca juga:

Cara bikin sequence diagram

Komponen Activity Diagram

Sebelum kamu kita pelajari cara membuat activity diagram, terlebih dahulu kita harus paham beberapa komponen di dalamnya. Karena untuk dapat membuatnya kita akan menggunakan beberapa komponen tersebut. Adapun beragam jenis komponen tersebut diantaranya:

  • Start point
  • End point
  • Activitiest
  • Fork
  • Join
  • Decession
  • Swimlane

Berikut ini adalah tabel dan ilustrasi komponen yang digunakan dalam pembuatan activity diagram.

cara membuat activity diagram

Cara Membuat Activity Diagram di Visual Paradigm

Sebenarnya ada banyak sekali cara yang dapat kamu gunakan untuk membuat activity diagram. Namun saya memilih untuk menggunakan visual paradigm karena lebih mudah dan saya punya aplikasinya hehe.

Cara buat activity dengan menggunakan visual paradigm sangat mudah sekali berikut ini adalah langkah-langkah cara membuatnya:

  • Silahkan kamu buka aplikasi visual paradigm yang akan kamu gunakan
  • Di halaman depan aplikasi visual paradigm, kamu akan menemukan berbagai jenis pilihan diagram yang bisa kamu pilih salah satunya adalah activity diagram
  • Pilih activity diagram yang akan kamu buat
  • Klik create
  • Setelah itu, kamu ganti dulu nama diagram activity yang akan kamu buat, misalkan “contoh activity diagram dan penjelasannya”
  • Pada bagian samping kanan akan muncul menu baru
  • Pilih dan klik pada gambar swimlane dengan menekan tombol segitiga yang berwarna hitam
  • Tekan SHIFT+V atau kamu pilih vertikal swimlane
  • Kemudian kamu tinggal pilih wordsheet
  • Klik kanan di swimlane
  • Klik insert patition after
  • Lalu tekan tombol SHIFT+B pada keyboard (initial node)
  • Klik initial node ini sampai muncul ressoure catalognya
  • Klik action
  • Kemudian akan muncul ressource catalog
  • Pilih control flow
  • Pilih action
  • Lalu klik action sampai muncul lagi ressource catalog
  • Pilih dan klik pada menu branch with for node
  • Lalu kamu rubah menjadi horizontal
  • Klik ressourch catalog
  • Klik control flow
  • Klik actionactivy final node
  • Selesai

Sampai disini cara membuat activity diagram dengan menggunakan visual paradigm sudah selesai. Sekarang kamu bisa menggunakannya. Sangat mudah bukan? Silahkan kamu cobain sendiri.