5 Tips Cara Menjawab Pertanyaan, Apa Kelebihanmu? Saat Wawancara Kerja

By

Cara Menjawab Pertanyaan, Apa Kelebihanmu? — Ketika melamar pekerjaan, sebagian besar perusahaan pasti akan mengadakan interview atau wawancara kerja terlebih dahulu—kecuali kamu kenal orang dalam. Gunanya untuk menentukan apakah kamu pantas bekerja di perusahaan tersebut, atau tidak.

Bagi kalian yang sudah pernah wawancara kerja, pasti sering mendapat pertanyaan, apa kelebihanmu? oleh HRD. Mayoritas pelamar cenderung bingung ketika ditanya tentang kelebihan diri sendiri.  Mereka takut jawaban yang diberikan terkesan sombong.

Hentikan kebiasan itu! Disaat melamar pekerjaan, artinya kamu mempromosikan jasamu pada orang lain. Mana mungkin perusahaan mau menerima, jika kelebihanmu tidak tampak.

Oleh karena itu, sangat penting bagi kita untuk mengenal kelebihan diri sendiri. Berikut adalah tips cara menjawab pertanyaan “Apa kelebihanmu?” saat wawancara kerja.

Cara Menjawab Pertanyaan “Apa Kelebihanmu?”

1. Pikirkan Kelebihanmu

apa kelebihanmu?
Photo by Kazi Mizan on Unsplash

Mulailah dengan memikirkan apa kelebihanmu? Ingat-ingat kembali, hal apa saja yang membuat orang lain atau bahkan dirimu sendiri kagum padamu. Misalnya: pekerja keras, bertanggung jawab, mampu berbahasa inggris dengan baik, dll.

Setelah itu kamu kembangkan kembali kelebihan tersebut dengan bukti. Misalnya, kamu pernah menjadi guru les bahasa inggris selama magang kuliah. Jawablah dengan jujur.

2. Jangan Beri Tahu Kekuranganmu Secara Langsung

apa kelebihanmu
Photo by Isaiah Rustad on Unsplash

Semua orang pasti memiliki kekurangan, dan HRD pun mengerti akan hal itu. Namun meskipun kamu tidak memberitahunya, HRD pasti akan bertanya kekuranganmu.

Ketika mengungkapkan kekurangan, kamu juga harus memperjuangkannya dan menunjukan bahwa kamu sedang berusaha untuk mengubah kekuranganmu itu.

Contohnya:

  • Saya tidak terlalu pintar, namun saya selalu berusaha keras untuk belajar dan mencari pengalaman sebanyak-banyaknya.
  • Saya sulit berkonsentrasi jika bekerja di lingkungan yang cenderung berisik/terlalu ramai. Namun sejak 3 bulan yang lalu, saya sudah mulai beradaptasi dengan cara bekerja di lingkungan yang ramai untuk meningkatkan konsentrasi.

3. Jawab Sesuai Posisi Yang Diambil

glenn carstens peters RLw UC03Gwc unsplash 1
Photo by Glenn Carstens-Peters on Unsplash

Jika kamu melamar menjadi fotografer, dan memiliki kemampuan lain seperti programming, maka kamu tidak perlu menyebukannya. Karena secara umum, programming tidak berhubungan dengan fotografer.

Tunjukkan skill mu  dalam bidang fotografi. Misalnya: “saya mampu mengedit foto menggunakan software adobe photoshop”. Dengan begitu, perusahaan akan lebih tertarik mempekerjakanmu.

4. Jawab Berdasarkan kepribadian

kashod sullivan vDP61BhOjlQ unsplash 1
Photo by Kashod Sullivan on Unsplash

Setelah menjawab berdasarkan posisi pekerjaan, kamu bisa menjelaskan berdasarkan kepribadianmu. Baik itu sifat, sikap, kebiasaan, dan lain-lain.

Misalnya:

  • Saya adalah pribadi yang mudah bergaul, cepat beradaptasi, mampu mencairkan suasana, bertanggung jawab terhadap pekerjaan, dan dapat mempelajari hal baru dengan cepat.
  • Saya mampu bekerja secara individu maupun kelompok, tteliti, mampu berimprovisasi dengan baik, memiliki passion yang tinggi, dan sanggup bekerja dibawah tekanan.

5. Jawab Dengan Jujur

brett jordan Pd3ml1YRPlg unsplash
Photo by Brett Jordan on Unsplash

Yang terakhir dan terpenting, kamu harus jawab pertanyaan dengan jujur. Percuma saja memili banyak kelebihan jika itu semua hanyalah kebohongan. Karena cepat atau lambat kekohongan tersebut akan terungkap. Jika boss mu kejam, bukan tidak mungkin dia akan langsung memecatmu dari pekerjaan.

Kalaupun terpaksa harus berbohong, kamu harus mencampur kebohonngan tersebut dengan kejujuran. Terdengar licik bukan? Tapi seperti itulah kenyataanya. Beberapa perusahaan besar memiliki jumlah pelamar sebanyak ratusan sampai ribuan, mereka tidak akan memikirkan kandidat yang tidak mencolok. Sehingga terkadang kebohongan itu diperlukan, selama kamu bisa mempertanggungjawabkannya.

Misalnya kamu sedang dihadapkan dengan pertanyaan yes or no. Jika kamu menjawab ya, kamu akan diterima. Namun jika menjawab tidak, kamu tidak akan diterima, apapun alasannya.

Contoh:

  • HRD: “Apa kamu siap mempelajari bahasa pemrograman C# dalam waktu seminggu? Jika ya, kamu saya terima kerja di sini”
  • (meskipun kamu tidak mampu, atau memiliki kesibukan, kamu harus menyanggupinya jika ingin diterima)
  • Pelamar: “Ya. Saya akan menyusun jadwal selama seminggu untuk berlatih agar lebih optimal. Saya akan berusaha sebaik mungkin”

Itulah 5 tips cara menjawab pertanyaan “apa kelebihanmu?” saat wawancara kerja. Semoga membantu bagi kalian yang ingin melamar kerja atau bagi yang sedang bersiap untuk melamar kerja.