cara membuat siup

Syarat & Prosedur Cara Membuat SIUP Perorangan & Mikro

Diposting pada

Sahabat pedi saat ini memiliki usaha mikro atau bisnis kecil-kecilan dan sudah memiliki izin usaha dari dinas perdagangan?. Agar usaha sahabat pedi legal di mata hukum, maka sahabat pedi harus membuat Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) ke dinas perdagangan setempat. Cara membuat SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan) ini sangat mudah kok, sahabat pedi persiapkan persyaratannya kemudian ikuti prosedurnya.

SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan) adalah langkah awal yang akan sahabat pedi tempuh untuk mengembangkan usaha ke arah yang lebih maju. Dengan memiliki SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan) maka usaha sahabat pedi akan di akui legalitasnya di mata hukum.

Apa itu SIUP?

SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan) merupakan sebuah surat izin yang diberikan oleh dinas perdagangan untuk melaksanakan kegiatan usaha perdagangan.

Setiap badan usaha perdagangan perlu memiliki SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan) sebagai bukti kepatuhan terhadap undang-undang dan hukum di Indonesia.

Disamping itu, perusahaan atau bisnis perdagangan yang memiliki SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan) dijamin oleh hukum akan keberlangsungan usahanya.

Jenis-janis SIUP

Ada beberapa jenis SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan) diantaranya seperti:

  1. SIUP Mikro, Jenis SIUP yang satu ini diperuntukan untuk perusahaan yang memiliki modal dan kekayaan bersih di bawah Rp.50.000.000 dilabur dari tanah dan bangunan
  2. SIUP kecil, diperuntukkan bagi perusahaan yang memiliki nilai aset kekayaan bersih antara Rp.50.000.000 hingga Rp.500.000.000 di luar dari tanah dan bangunan
  3. SIUP menengah, diperuntukkan bagi perusahaan yang memiliki modal dan kekayaan bersih antara Rp.500.000.000 hingga Rp.1.000.000.000 diluar lahan dan bangunan
  4. SIUP besar, diperuntukkan bagi perusahaan dengan nilai modal dan kekayaan bersih di atas Rp.10.000.000.000.000 diluar lahan dan bangunan

Syarat cara membuat SIUP



Sebelum masuk proses cara membuat SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan), terlebih dahulu kita harus mempersiapkan beberapa berkas untuk persyaratan administrasi.

Setiap jenis dan bentuk usaha yang akan diajukan pembuatan SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan) memiliki syarat administrasi yagn berbeda.

A. Syarat administrasi untuk PT

Jika sahabat pedi akan mengajukan pembuatan SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan) untuk PT (perseroan Terbatas) maka syarat administrasi yang harus dipersiapkan diantaranya adalah:

  1. Fotokopi KTP (Kartu Tanda Penduduk) Pemegang saham /penanggung jawab/direktur utama perusahaan
  2. Fotokopi KK (Kartu Keluarga) jika direktur utama /pemegang saham/penanggung jawab perusahaannya adalah seorang perempuan
  3. Fotokopi NPWP (Nomor Peserta Wajib Pajak) perusahaan
  4. Surat keterangan domisili kantor
  5. Fotokopi akta pendirian
  6. Fotokopi Surat Keputusan Pengesahan Badan Hukum (SKPBH)
  7. Surat Izin Gangguan (HO) dan Surat Izin prinsip
  8. Neraca perusahaan
  9. Pas foto 4×6 direktur utama/penanggung jawab atau pemegang saham perusahaan sebanyak 2 lembar
  10. Surat izin teknis dari instansi terkait
  11. Materai Rp.6000

B. Syarat administrasi untuk koperasi

  1. Fotokopi KTP (Kartu Tanda Penduduk) dewan pengurus dan dewan pengawas koperasi
  2. Fotokopi akta pendirian
  3. Fotokopi NPWP (Nomor Peserta wajib Pajak) koperasi
  4. Daftar susunan dewan pengurus dan dewan pengawas koperasi
  5. Surat keterangan domisili pemerintah setempat
  6. Neraca koperasi
  7. Pas foto 4×6 penanggung jawab atau direktur utama koperasi sebanyak 2 lembar
  8. Materai Rp.6000
  9. Surat izin teknis instansi terkait

C. Syarat administrasi usaha perseorangan



  1. Fotokopi KTP (Kartu Tanda Penduduk) pemegang perusahaan
  2. Fotokopi NPWP (Nomor Peserta wajib Pajak) perusahaan
  3. Surat keterangan domisili
  4. Neraca perusahaan
  5. Foto 4×6 pemegang saham perusahaan
  6. Materai Rp.6000
  7. Surat izin lain dari instansi terkait

D. Syarat untuk Perusahaan Perseroan Terbuka (Tbk)

  1. Fotokopi KTP (Kartu Tanda Penduduk) direktur utama/pemegang saham/penanggung jawab perusahaan
  2. Fotokopi SIUP sebelum menjadi Perusahaan Perseroan Terbuka (Tbk)
  3. Fotokopi akta notaris pendirian perusahaan
  4. Fotokopi surat keterangan perubahan perusahaan dan surat persetujuan status dari perseroan tertutup menjadi perseroan terbuka dari departemen hukum dan HAM
  5. Surat keterangan dari badan pengawas pasar modal yang menerangkan bahwa perusahaan bersangkutan sudah melakukan penawaran umum secara luas dan terbuka
  6. Fotokopi Surat Tanda Penerimaan Laporan Keuangan Tahunan Perusahaan (STP-LKTP) pada laporan tahun terakhir
  7. Foto direktur utama atau pemegang saham dengan ukuran 4×6 sebanyak 2 buah foto

Baca juga:Syarat membuat perusahaan CV

Prosedur cara membuat siup

Setelah semua persyaratan diatas dipenuhi, maka langkah berikutnya yang harus dilakukan adalah mengajukan permohonan pembuatan SIUP kepada dinas perdagangan di kabupaten atau kota untuk mendapatkan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP).

Berikut adalah prosedur yang akan sahabat pedi tempuh untuk membuat SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan).

A. Kunjungi kantor dinas perdagangan

Sebagai pemilik badan usaha yang ingin membuat SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan) maka sahabat pedi harus segera mendatangi kantor perdagangan di kabupaten atau kota tempat mendirikan usaha.



Disana, silahkan sahabat minta formulir pengajuan pembuatan SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan) untuk di isi dan sebagai syarat kelengkapan dokumen pengajuan SIUP.

Di usahakan sahabat pedi datang sendiri ke kantor tersebut namun jika tidak bisa atau berhalangan bisa menggunakan orang lain dengan surat kuasa bermaterai Rp.6000.

B. Isi formulir pendaftaran

Jika sudah menerima formnulir pengajuan SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan) maka langkah berikutnya tinggal anda isi formnulir tersebut dengan menggunakan dokumen yang sudah dipersiapkan sebelumnya.

ISi formnulir tersebut dengan sebenar-benarnya, lengkapi dengan tanda tangan dan materai Rp.6000 diatasnya. Jika sudah selesai, anda fotokopi formulir tersebut dan lampirkan semua berkas seperti NPWP, fotokopi KK, fotokopi KTP dan lain-lain.

C. Serahkan berkas ke customer dinas

Setelah semua formulir sahabat pedi isi dengan baik dan benar serta berkas lainnya sudah di lampirkan. Berikutnya sahabat pedi serahkan kembali formnulir tersebut kepada customer services yang menangani tadi.

Berkas anda akan di proses untuk di tindak lanjuti proses pembuatan SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan). Silahkan tunggu hingga proses pembuatan SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan) selesai.

D. Bayar biaya pembuatan SIUP

Setelah semua berkas di serahkan kepada pihak dinas perdagangan silahkan anda lakukan pembayaran untuk proes pembuatan SIUP nya. Tarif pembuatan SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan) setiap kota atau kabupate biasanya berbeda-beda tergantung dari kebijakan masing-masing dan juga jenis SIUP yang dibuat.

E. Ambil SIUP

Pihak dinas akan memperoses pembuatan SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan) yang diajukan. Proses pembuatan ini biasanya memakan waktu kurang lebih selama 2 minggu.

Setelah waktu tersebut SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan) akan keluar dan bisa anda gunakan sesuai keperluan.

Jika perusahaan anda memiliki SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan) maka secara legal negara mengakuinya. dan Otomatis perusahaan anda akan terhindar dari masalah penertiban. Bahkan jika suatu saat ada pihak tertentu yang mengganggu, maka perusahaan anda memiliki kekuatan hukum yang mengikat.



Nah itulah beberapa syarat, dan proses cara membuat SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan) untuk berbagai jenis badan usaha.

Gambar Gravatar
Penulis, Blogger dan penikmat film action