[Daftar] Obat Hama Padi dan Contoh Pengendalian Hamanya

Padi merupakan hasil pertanian yang menjadi bahan pokok masyarakat Indonesia karena mengandung banyak karbohidrat. Padi mampu beradaptasi di iklim tropis sehingga padi bisa dibudidayakan hingga sekarang. Meski bisa tumbuh dengan mudah, padi juga mudah terserang oleh hama dan penyakit. Untuk itulah, dibutuhkan obat yang tepat tanpa harus mengganggu pertumbuhan padi. Berikut ini Jenis-Jenis Obat Hama Padi dan Pemakaiannya untuk Anda.

A. Obat Hama Padi Secara Umum

Obat Hama Padi juga dikenal dengan nama Pestisida, adalah bahan yang digunakan untuk mengendalikan, memberantas ataupun menolak organisme yang mengganggu pertumbuhan hasil pertanian tertentu. Umumnya hama yang mengganggu pertumbuhan padi antara lain :

  • Keong Mas
  • Wereng coklat dan hijau
  • Walang sangit
  • Penggerek batang
  • Tikus
  • HDB
  • Blast

B. Jenis-Jenis Obat Hama

Obat Hama sudah ditemukan sejak manusia mulai bercocok tanam. Umumnya obat hama dibagi menjadi 2 antara lain :

  • Obat Hama secara Alami/Hayati, adalah jenis pengendalian hama tanpa menggunakan bahan kimia.
  • Obat Hama secara Buatan/Sintetis, adalah jenis pengendalian hama yang terbuat dari bahan kimia.

C. Efekivitas Obat Hama Secara Alami Maupun Buatan

Pemakaian obat hama secara alami dinilai lebih menguntungkan daripada obat hama sintetis. Hal ini dikarenakan tidak hanya mengganggu pertumbuhan padi tapi juga agar tidak merusak lahan pertanian. Namun cara ini juga tidak efektif untuk mengatasi hama dalam jumlah banyak karena reaksinya yang lambat.  Jika padi sudah dikuasai oleh hama maka Anda bisa menggunakan obat hama sintetis. Namun Anda perlu membatasi pemakaiannya supaya tidak merusak padi maupun lahan pertanian.

D. Jenis-Jenis Obat Hama Sintetis

Pemakaian obat hama sintetis juga tidak boleh sembarangan. Setiap obat hama ditujukan untuk hama tertentu yang menyerang tumbuhan padi. Berikut ini adalah jenis-jenis obat hama antara lain :

  • Penggerek batang : Basazinon 45/30 EC, Basudin 10 G, Bayrusil 5 G, Brantasan 450 EC, dll.
  • Wereng coklat : Dharmabas 50 EC, Dursban 20 EC, Kiltop, Mipcin 4G, dll.
  • Wereng hijau : Dharmafur 3G, Furadan 3G.
  • Walangsangit : Basazinon 45/30 EC, Dharmabas 50 EC, Dursban 15/5 EC, dll.
  • Penyakit hawar bakteri : Stablex 10 WP.

E. Kode Obat Hama Sintetis Dan Penerapannya

Setiap obat hama sintetis memiliki kode yang sengaja dituliskan di belakang nama produknya. Kode-kode tersebut memiliki arti penting yang berhubungan dengan cara pemakaiannya. Inilah penjelasan dari kode-kode tersebut :

  • EC (Emulsifiable Concentrate) memiliki berbentuk cair dengan bahan aktif tinggi dan membentuk emulsi jika dicampur air.
  • WSC (Water Soluble Concentrate) memiliki bentuk cair dan tidak membentuk emulsi jika terkena air.
  • AC (Aquaeous Concentrate) memiliki bentuk pekatan yang bisa dilarutkan dalam air. Biasanya diaplikasikan dengan cara disemprotkan.
  • SL (Soluble Liquid) memiliki bentuk pekatan cair dan jika dicampur air membentuk larutan.
  • FW atau F (Flowable in Water atau Flowable) berbentuk konsentrat cair yang sangat pekat.
  • WP (Wettable Powder) berbentuk tepung dengan kadar bahan aktif tinggi.
  • S atau SP (Soluble atau Soluble Powder) berbentuk tepung jika dilarutkan membentuk larutan homogen.
  • G (Granule) memiliki bentuk butiran dengan konsentrasi bahan aktif rendah. Penerapannya dengan ditabur ke lahan.
  • WDG atau DF (Water Dispersible Granule atau Dry Flowable) memiliki bentuk butiran. Penerapannya harus diencerkan lalu disemprotkan.
  • SG (Soluble Granule) sama seperti WDG namun lebih mudah larut.

F. Contoh Pengendalian Hama Pada Hama Wereng

Wereng coklat adalah jenis hama yang menyukai pupuk nitrogen tinggi dengan jarak tanam yang rapat. Hama ini memiliki siklus hidup 21 sampai 33 hari. Cara pengendalian hama wereng yaitu :

  • Menggunakan padi dengan varietas tahan wereng coklat.
  • Memberikan pupuk K untuk mengurangi kerusakan pada tumbuhan padi.
  • Memeriksa padi paling lambat 2 minggu sekali.
  • Gunakan obat hama alami yaitu Jamur Entomopatogenik atau Insektisida botani jika populasi hama sedikit.
  • Gunakan pestisida sintetis jika populasi hama banyak.

Inilah tadi Jenis-jenis Obat Hama Padi dan Pemakaiannya untuk Anda. Sesuaikan penggunaan obat hama berdasarkan jenis diagnosa yang lahan padi Anda alami, serta gunakanlah pestisida sesuai dengan yang dianjurkan.

Tinggalkan komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.