cerita pengalaman belanja di lazada
Ilustrasi situs Lazada.co.id

Cerita Pengalaman Belanja di Lazada, Kampret Banget!

Diposting pada

Hallo selamat datang kembali di blog carapedi.id. Kali ini saya ingin berbagi sedikit cerita pengalaman  belanja di Lazada yang baru saja kemarin saya menerima barangnya. Ini mungkin hanya sebatas sharing saja. Agar anda semua paham dan sadar akan hal ini.

Banyak yang bertanya kepada saya, gan belanja online di Lazada aman tidak?, gan Lazada suka menipu tidak?, gan katanya Lazada suka bohong barangnya banyak yang palsu, benar tidak?, dan masih banyak lagi pertanyaan-pertanyaan seputar hal tersebut.

Dan hari ini saya ingin cerita sedikit. Kemarin saya sempat buat artikel mengenai tutorial cara belanja di Lazada dengan metode bayar di tempat. Nah, untuk memastikan bahwa artikel saya  tersebut benar-benar berkualitas dan bukan hoax, jadi saya sambil praktik. Dan inilah hasil dari pengalaman belanja saya di Lazada.

Namun sebelumnya, saya harus jelaskan terlebih dahulu. Artikel ini tidak bermaksud menjelekkan pihak Lazada, ekspedisi atau pun seller yang ada disana. Ini adalah murni pengalaman saya pribadi ketika berbelanja disana.

Kapan saya belanja di Lazada?

Saya memesan produk dari Lazada tersebut sekitar tanggal 15 Oktober 2018 kemarin, dan barang pesanan nya saya terima tanggal 17 Oktober 2018. Tujuan awal saya membeli barang tersebut sebenarnya bukan karena saya butuh dengan barang tersebut namun demi konten artikel yang saya tulis yaitu tips berbelanja di Lazada yang katanya bisa menggunakan berbagai jenis pembayaran.

Maka dari itu saya beli produk tersebut. dan hasilnya ternyata seperti ini. Silahkan anda baca kelanjutannya.

Tentang Lazada penipu!

Selain mendukung konten yang saya tulis, sebenarnya saya sedikit penasaran dengan pertanyaan-pertanyaan teman-teman yang chat dan DM ke saya. mengenai berbagai hal cerita pengalaman  belanja di Lazada yang mereka alami.

Yang mana mereka merasa di tipu oleh Lazada. Maka dari itu untuk memastikan kebenaran cerita tersebut saya memutuskan untuk mencobanya sendiri.

Pengalaman saya belanja di Lazada, sebenarnya saya tidak merasa tertipu sama sekali. Karena barang yang saya pesan dari Lazada sesuai dengan yang saya pesan. Hanya saja memang ada beberapa hal yang sedikit mengganggu buat saya. Nanti akan saya buatkan point-pointnya hal-hal yang membuat saya sedikit terganggu dengan pengalaman berbelanja di Lazada ini.

Saya bingung……….

Saya sebenarnya bingung dengan pengalaman teman-teman yang bilang pernah merasa di tipu oleh Lazada. Karena saya sama sekali tidak merasakan hal itu. Entah mungkin jika saya berbelanja ke sekian kalinya saya merasakan juga. Namun jujur kali ini saya tidak merasa tertipu.

Seller penipu Lazada!

Nah ini juga lumayan menarik nih. Teman-teman saya banyak yang merasa ditipu oleh seller-seller Lazada. Entah apa modus nya namun yang jelas di pengalaman saya belanja kemarin saya tidak merasakan akan hal itu namun saya agak merasa kesel juga dengan seller Lazada ini. Kenapa?:

  1. Ketika saya chat tanya-tanya tentang produknya respon nya lambat.
  2. Ketika saya pesan barangnya baru balas.

Mungkin yang teman-teman rasakan dari kasus-kasus penipuan tersebut karena hal ini juga. Kemungkinannya si seller belum sempat menjelaskan karena respon nya yang lama, kemudian teman saya ini langsung beli begitu saja. Dengan alasan tidak mau menunggu lama yang pada akhirnya terjadi miss komunikasi.

Biasanya kasus-kasus yang merasa ditipu ini adalah tentang penipuan obral Lazada. Di produk yang dipasang masih ada promo ternyata sudah hangus. Namun, karena si seller belum update produknya dan belum sempat croscek produk tersebut keburu pembeli memesan barangnya.

Ini dia cerita pengalaman belanja di lazada

cerita pengalaman belanja di lazada
Barang pesanan saya dari Lazada.co.id

Kemarin saya membeli jaket semi parka yang dijual di Lazada. Saya membelinya dengan harga Rp.125.900. Barang tersebut saya pesan tanggal 15 dan saya terima barang tersebut tanggal 17 berarti 2 sampai 3 hari prosesnya. Lalu apa pesan dan kesannya?.

Dari hasil belanja tersebut ada beberapa nilai plus dan minus nya dari Lazada. Apa saja itu? ini dia nih:

Kesan positif belanja di Lazada:

  1. Pengiriman barang cepat dari pihak ekspedisi saat saya gunakan ekspedisi ninja VAN.
  2. Barang sesuai deskripsi produk di Lazada., tidak ada cacat atau pun rusak. Kualitasnya sesuai dengan apa yang dijelaskan di deskripsi.
  3. Sebelum paket dikirim dari pihak ekspedisi ada pesan masuk yang memberitahukan bahwa barang sedang dikirim. Dan tidak berselang waktu lama paket saya terima dan diantar hingga sampai ke rumah. Saya bayar di rumah karena pakai metode bayar di tempat (COD).

Kesan negatif belanja di Lazada:

  1. Respon seller lama. Dari waktu saya pesan hingga ke proses pengiriman cukup lama. Padahal pihak ekspedisi bisa kirim barang dalam waktu setengah hari. Hanya dari packing seller ke ekspedisi nya lama.
  2. Kembalian kurang. Kemarin itu harga paket saya Rp.125.900, saya kasih uang ke pengantar paket Rp.150.000. Dia beri kembalian kepada saya Rp.24.000, berarti minus Rp.100. Nilai ini tidak seberapa, saya pun tidak ingin mempermasalahkan hal ini hanya saja yang kurang bagus itu kenapa si abang pengantar paket ini tidak bilang bahwa dia tidak ada kembalian uang recehan. Bagi saya bukan nilai mata uangnya namun kepercayaannya. Jika uang Rp.100 tidak diperlakukan dengan baik bagaimana mengurus uang yang besar.
  3. Packing barang yang kurang rapi. Lagi-lagi ini adalah kecerobohan seller. Paket saya hanya di bungkus dengan plastik hitam saja dan di lakban cuma kiri dan kanannya saja.

*Catatan: Untuk beberapa point diatas ini mohon diperhatikan baik untuk pihak Lazada, ekspedisi dan seller terutama. dan juga buat teman-teman yang kemarin sempat nanya ke saya mengenai kasus-kasus penipuan itu. semuanya sudah saya jelaskan diatas juga ya. Dan semua hal diatas murni kesan saya dari hasil belanja kemarin di Lazada.

Nah mungkin hanya itu saja cerita pengalaman belanja di lazada yang bisa saya tulis. Semoga artikel ini bisa memberi sedikit pencerahan. Ada hal lain yang perlu di sampaikan silakan kontak saya.

Hanya orang biasa yang bermimpi jadi penulis, dan senang berbagi informasi di internet.