cara mengobati batuk berdahak pada bayi
Ilustrasi Bayi | Foto by Pixabay

Cara Mengobati Batuk Berdahak Pada Bayi & Anak

Diposting pada

Batuk berdahak, ternyata tidak hanya terjadi dan di alami orang dewasa saja. Batuk berdahak juga bisa terjadi pada bayi 6 bulan. Anda sebagai orang tua mesti tanggap ketika mendapati batuk berdahak pada bayi yang baru 3 bulan ataupun bahkan baru 1 bulan. Segeralah tangani secepat mungkin. Lakukan berbagai cara mengobati batuk berdahak pada bayi. Baik itu menggunakan obat batuk berdahak untuk bayi 1 tahun, ataupun menggunakan cara – cara tradisional.

Bayi dan anak – anak memang sering kali  mengalami batuk – filek. Bahkan terkadang, baru sembuh beberapa hari saja sudah datang lagi batuk-filknya.

Apa faktor penyebab batuk berdahak pada bayi?

Batuk pada bayi sering kali membuat orang tua merasa khawatir. Karena biasanya bayi akan sangat rewel ketika mengalami hal tersebut. Di tambah lagi, biasanya bayi yang mengalami batuk berdahak sering keluar suara  “grokkk grookk grookk”, inilah yang membuat orang tua kelimpungan, bingung dan was was.

Ternyata faktor penyebabnya adalah sebagai berikut:

1#. Infeksi virus

Faktor penyebab batuk yang paling umum terjadi pada bayi adalah virus. Virus ini selain menyebabkan batuk bisa juga menyebabkan filk (common cold) pada bayi. Moms perlu intens dalam merayat sang bayi ketika terserang virus seperti ini. Karena biasanya bayi yang terkena virus seperti ini akan butuh waktu berminggu – minggu untuk kembali normal.

Segera tangani dengan mengunjungi dokter bayi terdekat. Moms perlu diperhatikan, bayi yang mengalami batuk atau filk seperti ini jangan langsung di beri obat. Kecuali atas ijin dan resep dari dokter.

2#. Infeksi bakteri

Terkadang kuman atau bakteri bisa menginfeksi saluran pernapasan pada bayi sehingga mengakibatkan iritasi dan batuk. Hal semacam ini mungkin tidak akan bisa anda identifikasi, namun kendati demikian, jika bayi sudah terserang filk maka segera tangani dengan cepat.

3#. Inhalasi benda asing berbakteri

Biasanya ketika bayi memegang benda asing maka dia akan mengigit benda tersebut atau bahkan memasukan ke mulutnya. Sementara benda tersebut belum tentu bersih dari virus dan bakteri. Dan hal inilah yang kemudian menjadi faktor penyebab masuknya virus atau bakteri kedalam saluran pernapasan ( inhalasi ) bayi.

Maka dari itu, sebaiknya cegah bayi ketika akan memasukan sesuatu ke dalam mulutnya. Karena bayi biasanya sangat senang sekali melakukan hal tersebut.

4#. Alergi

Sama hal nya seperti orang dewasa, bayipun sensitif terhadap debu ataupun udara kotor. Jika debu atau udara kotor ini terhirup dan masuk ke hidung bayi maka akan menyebabkan iritasi pada saluran pernapasan bayi. Yang pada akhirnya menyebabkan bayi batuk dan filk.

5#. Sinus

Sinus merupakan salah satu faktor penyebab batuk pada bayi dan anak – anak. Munculnya sinus di tandai dengan mengalirnya lendir dari hidung ke tenggorokan. Orang dewasa biasanya mampu mengeluarkannya lewat mulut. Namun bayi atau anak – anak belum memiliki kemampuan itu.

6#. Tonsilofaringitis (radang amandel dan tenggorokan)

Moms ketika si bayi mengalami batuk berdahak jangan dianggap remeh ya, karena salah satu faktornya cukup berbahaya yaitu Tonsilofaringitis atau radang amandel. Segera periksa ke dokter.

7#. Bronkhopneumonia (radang bronkhus dan parenkim paru)

Selain beberapa faktor diatas, Bronkhopneumonia atau radang bronkhus dan parenkim paru juga menjadi salah satu faktor penyebab batuk berdahak pada bayi.

8#. Tuberkulosis (flek paru)

Batuk berdahak merupakan gejala pada saluran pernapasan, salah satu faktor penyebabnya bisa saja dari penyakit tuberkulosis ini.

Jika melihat dari beberapa faktor penyebab batuk berdahak pada bayi diatas, cukup mengerikan ya moms. Maka dari itu jangan sesekali meremehkan batuk berdahak pada bayi. Lantas bagaimanakah cara mengobati batuk berdahak pada bayi dan anak?. Simak uraian lengkapnya berikut ini moms…

Cara Mengobati batuk berdahak pada bayi 3 bulan

Batuk pada anak dan bayi memang cukup menakutkan bagi orang tua. Namun, selama batuk ini tidak disertai dengan demam, muntah, sesak atau bayi susah menyusu, sebaiknya moms jangan langsung memberinya obat. Apalagi jika si bayi masih berada dalam periode ASI eksklusif.

Secara umum, batuk ini biasanya akan sembuh dengan sendirinya seiring dengan membaiknya sistem kekebalan tubuh pada bayi. Sebagai langkah awal pencegahan silahkan ikutin tips cara mengobati batuk berdahak pada bayi berikut:

  • Berikan bayi dengan ASI eksklusif secara rutin antara 1-2 jam sekali. ASI eksklusif ini mampu mengatasi bakteri beserta virus serta untuk meningkatkan anti body si bayi dengan cepat.
  • Perbaiki pentilasi ruangan kamar si bayi, usahakan udara dalam ruangan selalu bersih.
  • Berikan si bayi pakaian yang bersih, nyaman, longgar, lembut serta mampu menyerap keringat.
  • Cuci tangan sebelum dan sesudah menyusui, serta sebelum melakukan kontak dengan bayi.
  • Jemur bayi di bawah paparan ainar matari di waktu pagi, sekitar jam 9 ke bawah. Ini bertujuan untuk membantu mengencerkan dahak si bayi.

Akan tetapi jika keluhan – keluhan tersebut tidak membaik selama tiga hari. Atau jika batuk si bayi di sertai dengan demam, sesak, muntah bahkan sulit menyusu. Maka sebaiknya segera periksa ke dokter bayi terdekat untuk mendapatkan penanganan intensif.

Baca juga: Tips hidup sehat ala dokter

Cara mengobati batuk berdahak pada bayi 6 bulan

Dilansir dari situs alodokter.com bahwa menurut dr. Jati Satriyo beliau mengatakan bahwa batuk merupakan salah satu upaya tubuh untuk mengeluarkan dahak yang terasa gatal di tenggorokan. Sementara Batuk berdahak merupakan upaya tubuh untuk mengeluarkan lendir paru – paru.

Untuk mengatasi batuk berdahak pada bayi usia 6 bulan sebaiknya jangan langsung di kasih obat. Selama batuk tersebut tidak disertai dengan demam, muntah dan sesak. Sebaiknya atasi terlebih dahulu dengan cara sederhana seperti dengan memberikan ASI secara intens untuk memperkuat anti body bayi dan mengatasi bakteri dan virus. Manfaatkan uap air panas di dalam ruangan dengan cara isi panci dengan air panas, kemudian biarkan uap tersebut memenuhi ruangan.

Namun bila batuk berdahak bayi tak kunjung sembuh dalam waktu 3 hari, kemudian dahaknya berubah menjadi hijau, kuning atau kecoklatan bahkan berbau sebaiknya segera bawa ke dokter untuk mendapatkan penangan lebih lanjut.

Cara mengobati batuk berdahak pada bayi 10 bulan

Untuk mengatasi batuk berdahak pada bayi 10 bulan, sebelum moms membawanya ke dokter maka bisa dilakukan beberapa perawatan seperti berikut ini:

  • Bawa anak keluar rumah di pagi hari, diantara jam 06.00-07.00 udara dan matahari pagi akan sangat bagus untuk kesehatan pernapasan anak.
  • Jaga kebersihan udara dalam ruangan terutara kamar tidur. Bersihkan AC atau kipas dari debu, kemudian perbesar pentilasi udara.
  • Jaga bayi anda untuk tidak bersentuhan dengan orang lain terutama dari mereka yang merokok dan kotor.
  • Berhati – hati ketika memberikan minum, karena anak bayi usia 10 bulan, reflelks menelannya belum sempurna. Jadi sangat rentan untuk tersedak, jika bayi sampai tersedak dan cairan masuk ke saluran paru – paru, maka ini akan sangat berbahaya.
  • Jika batuknya tak kunjung reda, moms bisa memberikan uap air hangat. Dekatkan si bayi dengan semangkuk air hangat, biarkan dia menghirup uap air hangat tersebut.

Jika beberapa cara dan tips diatas tidak bisa mengatasi batuk si bayi, maka saya sarankan untuk membawanya ke dokter bayi dan anak untuk mendapatkan penanganan khusus.

Seharusnya dengan mengetahui beberapa gejala serta beberapa cara mengobati batuk berdahak pada bayi dan anak seperti diatas. Maka penyakit batuk berdahak pada bayi bisa teratasi dengan mudah. Namun bila gejalanya masih berlanjut sebaiknya segera konsultasi kepada dokter yang lebih mengerti soal penanganannya.

Hanya orang biasa yang bermimpi jadi penulis, dan senang berbagi informasi di internet.