cara membuat dfd
Contoh DFD

Cara Membuat DFD Dengan Power Designer dan di Visio

Diposting pada

Apa kamu sedang mencari tutorial cara membuat DFD (Data Flow Diagram)? Artikel ini adalah jawabannya. Artikel ini akan menjelaskan langkah-langkah cara membuatnya dengan menggunakan power designer dan juga dengan menggunakan aplikasi visio.

Untuk kamu sedang mencari penjelasan cara membuat DFD dengan mudah, silahkan simak penjelasan selengkapnya di bawah.

Apa itu DFD?

Secara definitif, DFD merupakan kepanjangan dari Data Flow Diagram yaitu merupakan sebuah model logika yang menggambarkan sebuah proses dari mana sebuah data berasal dan keamanan tujuan data tersebut keluar dari sistem.

DFD juga menjelaskan dimana data tersebut disimpan, proses apa saja yang menghasilkan data serta interaksi antar data yang tersimpan dan juga bagaimana proses yang dikenakan kepada data tersebut.

Notasi DFD (Data Flow Diagram)

Dalam DFD (Data Flow Diagram) ada beberapa notasi yang digunakan untuk menggambarkannya. Beberapa notasi yang seringkali digunakan diantaranya adalah sebagai berikut:

cara membuat dfd
Contoh notasi dalam DFD

Dari tabel diatas dapat kita uraikan sebagai berikut:

  1. Bagian aliran data:
    • Menggambarkan aliran paket data dalam sebuah sistem dari suatu bagian ke bagian lainnya
    • Aliran data di gambarkan dengan menggunakan anak panah
    • Nama fungsi pada tabel berguna untuk menjelaskan arti dari aliran tersebut dan ditulis untuk mengidentifikasi aliran
    • Ujung panah menunjukan arah kemana aliran bergerak
    • Aliran data yang di gambarkan dengan panah menunjukan terjadinya dialog
  2. Bagian proses:
    • Proses disimbolkan dengan menggunakan lingkaran atau segi empat tumpul yang menunjukan transformasi masukan menjadi keluaran
    • Proses digambarkan dengan menggunakan kalimat sederhana atau dengan menggunakan kata tunggal
    • Nama lingkaran mendeskripsikan respon yang harus dilakukan oleh sebuah sistem ketika menganalisa keadaan
  3. Bagian penyimpanan data:
    • Digunakan untuk memodelkan kumpulan penyimpanan data
    • Penyimpanan data dipresentasikan dengan menggunakan garis paralel dan segi empat
  4. Bagian entitas luar:
    • Merupakan aliran data luar dari sistem yang menunjukan dunia luar dengan sistem
    • Entitas luar dipresentasikan dengan menggunakan persegi empat panjang

Bagaimana cara membuat DFD?

Cara bikin DFD (Data Flow Diagram) tidaklah sulit, ada banyak cara yang dapat kamu gunakan untuk membuatnya. Nah di artikel ini akan saya jelaskan 2 cara membuat Data Flow Diagram ini dengan menggunakan microsoft visio dan juga dengan menggunakan power designer.

A. Cara membuat DFD dengan power designer

Cara pertama yang dapat kamu gunakan untuk membuat DFD adalah dengan menggunakan power designer. Cara ini tidaklah sulit kamu gunakan, berikut saya uraikan langkah-langkah cara membuatnya dengan mudah.

  1. Buka aplikasi power designer
  2. Klik new
  3. Pada bagian categories pilih Data Flow Diagram (DFD)
  4. Ketika kamu akan membuat DFD di power designer maka akan ada beberapa tools yang digunakan seperti:
    • Data score
    • External entity
    • Resoure flow
    • Process
    • Flow
  5. Setelah kamu mengenal beberapa tools tersebut sekarang tinggal kamu baut context diagram nya, ada bagian ini ada 3 proses yang harus kamu lalui yaitu pendaftaran, peminjaman dan pengembalian
  6. Masukkan proses dan rename menjadi sebuah sistem yang di inginkan
  7. Masukkan external entity nya
  8. Klik flow
  9. Kemudian arahkan aliran data ke entity nya
  10. Untuk membuat lengkungan garis atau flow, klik kanan pada menu flow lalu klik pada menu format
  11. Silahkan pilih bentuk flow yang di inginkan
  12. Silahkan kamu tambahkan text yang di inginkan
  13. Masukkan data ke flow dengan cara klik flow> Klik kanan> pilih properties> pilih data yang akan di masukkan
  14. Tampilkan data dengan cara klik kanan pada background> pilih display preferences> pada menu content terdapat flow and resource flow> pilih data list di keduanya
  15. Jika sudah selesai, sekarang tinggal membuat DFD level 0
  16. LIhat menu “+” yang menandakan bahwa proses tersebut decompose
  17. Cara mendecompose hal tersebut adalah dengan cara klik kanan pada proses> pilih decompose proses> klik open diagram untuk mulai membuat DFD
  18. Cara membuat DFD level 0 ini tidak jauh berbeda dengan cara yang di atas

B. Cara membuat DFD di visio

Selain menggunakan power designer, kamu juga bisa membuat DFD dengan menggunakan microsoft visio. Cara ini juga sangat mudah sekali kamu gunakan untuk membuat DFD. Cara membuatnya adalah sebagai berikut:

  1. Klik menu start dari laptop yang kamu miliki
  2. Kemudian pilih all program
  3. Pilih dan klik microsoft
  4. Klik pada menu microsoft visio
  5. Untuk mulai membuat DFD silahkan dan pilih dan klik pada menu more shape yang ada pada samping kirim
  6. Kemudian pilih dan klik flowchart
  7. Pilih miscellaneus flowchart shape
  8. Pada bagian ini tools yang akan kamu butuhkan adalah:
    • External entity
    • Proses
    • Arus data, dan
    • Data store
  9. Kemudian kamu pilih dan klik blank external entity agar menimbulkan efek shadow dark
  10. Silahkan atur shadow sesuai dengan keinginan
  11. Beberapa pengaturan yang harus kamu setting adalah seperti:
    • Ubah transfparancy sesuai keinginan
    • Ubah blur
    • Ubah angel
    • Ubah distance
  12. Silahkan buat sesuai dengan kebutuhan
  13. Berikut adalah contoh diagram kontex yang pernah dibuat:
cara membuat dfd
Diagram kontex dfd

14. Contoh diagram dfd zero:

cara membuat dfd
Diagram dfd zero

Nah itulah sedikit penjelasan cara membuat DFD (Data Flow Diagram) yang bisa kamu tiru dan gunakan. Silahkan coba dan praktekan sendiri kedua cara diatas.

Gambar Gravatar
Penulis, Blogger dan penikmat film action