cara membuat cv perusahaan
Company | Canva

Cara Membuat CV Perusahaan Dan Syarat-Syaratnya

Diposting pada

Sebagai seorang pebisnis, mendirikan badan usaha merupakan langkah awal untuk mengembangkan usaha yang dijalankan. CV (Comanditaire Venootschap) adalah lembaga usaha yang bisa sahabat pedi dirikan dengan modal yang minim. Disamping itu, cara membuat CV perusahaan juga sangat mudah, karena persyaratan yang dibutuhkan bisa sahabat pedi persiapkan dengan mudah.

Setidaknya, untuk membuat lembaga usaha sekelas CV tidak seribet dan sesulit mendirikan PT (Perseroan Terbatas). Meski ada beberapa perysaratan yang sama-sama harus terpernuhi, namun membuat CV proses dan persyaratannya lebih mudah.

Apa itu perusahaan berbentuk CV?

Perusahaan persekutuan komanditer atau sering disebut dengan CV (Comanditaire Venootschap) merupakan sebuah persekutuan atau lembaga perusahaan yang didirikan oleh 1 atau beberapa orang. Yang mana kemudian mempercayakan masalah keuangan kepada pihak lain yang menjalankan perusahaan dan bertindak sebagai pemimpin perusahaan.

Dalam istilahnya sendiri, persekutuan komenditer atau CV (Comanditaire Venootschap) ini terbagi menjadi 2, yaitu:

  1. Sekutu aktif (sekutu komplementer), yaitu sekutu yang menjalankan perusahaan, yang mana sekutu aktif dan berhak melakukan perjanjian dengan pihak ketiga serta melakukan berbagai kebijakan perusahaan
  2. Sekutu fasif (sekutu komanditer), yaitu sekutu yang hanya menanamkan modal pada perusahaan dan tidak ikut campur masalah kebijakan perusahaan, artinya jika perusahaan merugi maka dia hanya bertanggung jawab pada modalnya saja

Khusus untuk sekutu fasif, modal yang di simpan dan di berikan kepada pihak perusahaan berbanding lurus dengan penghasilannya pula. Artinya, jika perusahaan untungpun dia hanya mendapatkan keuntungan hanya sebatas modalnya saja.

CV (Comanditaire Venootschap) atau persekutuan komanditer berbeda PT (Perseroan Terbatas) yang memiliki badan hukum dan kekayaan sendiri.

CV (Comanditaire Venootschap) memiliki karakter yang unik. Dimana CV (Comanditaire Venootschap) ini bisa di dirikan oleh 2 orang yang berperan sebagai sekutu fasif dan sekutu aktif.

Bagaimana cara membuat cv perusahaan?

Membuat lembaga usaha berbentuk CV (Comanditaire Venootschap) tidaklah begitu sulit. Melalui artikel ini, saya akan coba jelaskan syarat dan prosedur serta keuntungan mendirikan perusahaan berbentuk CV (Comanditaire Venootschap).

Untuk sahabat pedi yang memang saat ini memiliki rencana untuk membentuk badan usaha ini. Silahkan simak penjelasan selengkapnya berikut ini.



A. Syarat membuat cv perusahaan

Untuk membuat badan usaha berbentuk CV (Comanditaire Venootschap), sahabat pedi perlu mempersiapkan beberapa persyaratan. Nah beberapa persayaratan yang dibutuhkan untuk membuat lembaga usaha ini di antaranya adalah sebagai berikut:

  1. Fotokopi Kau Tanda Penduduk (KTP) pendiri perusahaan minimal 2 orang (bukan suami istri)
  2. Fotokopi Kartu Keluarga (KK) penanggung jawab atau direktur perusahaan
  3. Mengisi formulir pembuatan CV (Comanditaire Venootschap)
  4. Kartu NPWP (Nomor Peserta Wajib Pajak) pendiri perusahaan
  5. Fotokopi PBB (Pajak Bumi dan Bangunan) tempat usaha atau kantor yang terakhir
  6. Fotokopi surat kontrak, jika lokasi kantor adalah kontrak bukan milik sendiri
  7. Surat keterangan domisili gedung
  8. Pas foto penanggung jawab atau direktur perusahaan
  9. Ikuti proses survey

Artikel menarik:1. Format surat pengunduran diri
2. Tutorial membuat slip gaji karyawan



B. Prosedur cara membuat CV perusahaan

Setelah semua persyaratan terkumpul dengan baik, alngkah berikutnya adalah tinggal anda buat pegajuan pembuatan CV (Comanditaire Venootschap) perusahaannya. Langkah-langkah proses pembuatan CV (Comanditaire Venootschap) sangatlah mudah. Berikut adalah langkah-langkah membuatnya:

1. Buat akta pendirian CV (Comanditaire Venootschap)

Hal pertama yang harus dipersiapkan ketika membuat CV (Comanditaire Venootschap) adalah membuat akta pendiriannya terlebih dahulu.

Berdasarkan KUHD (Kitab Undang-Undang Hukum Dagang) pasal 19, dalam pasal tersebut dijelaskan bahwa untuk membaut akta pendirian perusahaan harus ada 2 orang yang berperan sebagai sekutu aktif dan sekutu fasif.

Selain harus ada beberapa pihak sekutu yang berperan, ada beberapa hal juga yang harus dipersiapkan ketika membuat akta pendirian, diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Nama, pekerjaan dan alamat lengkap para pendiri perusahaan
  2. Nama CV (Comanditaire Venootschap) yang sudah di bakukan
  3. Maksud dan tujuan pembuatan CV (Comanditaire Venootschap) tersebut (visi dan misi)
  4. Nama sekutu yang berkuasa atau yang bisa bertindak dan mengambil keputusan atas nama perusahaan
  5. Kalusul-klausul yang berkaitan dengan pihak ke tiga
  6. Pembentukan kas



2. Daftarkan akta pendirian perusahaan

Sesuai dengan KUHD (Kitab Undang-Undang Hukum Dagang), setelah akta pendirian selesai di buat langkah berikutnya adalah mendapftarkannya ke pengadilan negeri setempat yang memiliki kewenangan akan hal tersebut.

Yang harus dipersiapkan untuk kelengkapan pendaftaran ini adalah SKDP (Surat Keterangan Domisili Perusahaan) dan NPWP (Nomor Peserta Wajib Pajak) atan nama CV yang akan di ajukan.

Kelengkapan dokumen ini bisa di urus dengan cara sebagai berikut:

  1. SKDP (Surat Keterangan Domisili Perusahaan) dapat diperoleh dari kelurahan setempat dimana CV tersebut berada
  2. NPWP (Nomor Peserta Wajib Pajak) dapat diperoleh dari kantor pajak sesuai domisili CV



3. Urus surat izin usaha

Langkah selanjutnya yang harus dilakukan setelah mendaftarkan akta pendirian CV (Comanditaire Venootschap) adalah mengurus suat izin usahanya.

Urus surat izin usaha berdasarkan jenis usaha yang akan di jalankan. Contohnya, jika jenis usaha yang dijalankan bergerak dibidang perdagangan umum maka yang dibutuhkan adalah izin usaha berupa SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan Umum).

Pengurusan izin usaha bisa dilakukan di kantor PTSP (Pelayanan Terpadu Satu Pintu) atau bisa juga di kantor dina pelayanan terkait.

4. Mengurus TDP (Tanda Daftar Perusahaan)

Jika sahabat pedi memiliki perusahaan, maka sahabat pedi harus mengurus TDP (Tanda Daftar Perusahaan). Ini merupakan dokumen legal yang harus di miliki oleh sebuah perusahaan.

Sebuah perusahaan di anggap sebagai perusahaan legal jika TDP (Tanda Daftar Perusahaan) di urus dengan baik dan terdaftar secara resmi dan legal.



5. Mengumumkan ikhtisar resmi pendirian

Sesuai dengan ketentuan yang tertuang dalam KUHD (Kitab Undang-Undang Hukum Dagang) pasal 28, menjelaskan bagian terakhir cara membuat CV (Comanditaire Venootschap) perusahaan yaitu dengan mengumumkan ikhtisar resmi pendirian dalam tambahan berita negara RI.

Jika sahabat pedi tidak mau susah dalam mengurusnya, maka sahabat pedi bisa menggunakan jasa konsultan atau jasa pendiri CV (Comanditaire Venootschap).

Keuntungan dan kekurangan mendirikan CV

Jika dibandingkan dengan mendirikan PT (perseroan Terbatas), mendirikan CV (Comanditaire Venootschap) memiliki keuntungan dan kekurangan tersendiri. Nah berikut ini adalah beberapa keutungan dna kerugiannya:

A. Keuntungan mendirikan CV (Comanditaire Venootschap)

  1. Mendirikan CV (Comanditaire Venootschap) tidak membutuhkan modal yang besar
  2. Proses pengajuannya lebih sederahan dan lebih mudah
  3. Persyaratan lebih mudah dan sederahana



B. Kekurangan mendirikan CV (Comanditaire Venootschap)

  1. Nama CV (Comanditaire Venootschap) yang anda miliki bisa memiliki kesamaan dengan yang lain
  2. Nama CV (Comanditaire Venootschap) tidak mendapatkan pengesahan dari menteri hukum dan HAM
  3. Risiko kerugian bisa sampai melibatkan harta pribadi
  4. CV (Comanditaire Venootschap) hanya di daftarkan di pengadilan negeri saja
Gambar Gravatar
Penulis, Blogger dan penikmat film action