√ 12 Cara Berpidato yang Baik dan Tidak Membosankan

By

Ketika kamu ingin berpidato, maka kamu harus belajar banyak hal terlebih dahulu. Karena berpidato bukanlah perkara yang mudah untuk dilakukan. Bukan sekedar penyampaian materi ke audience saja, melainkan lebih dari itu. Sebelum memulainya, alangkah baiknya kamu pelajari dengan baik bagaimana cara berpidato yang baik dan tidak membosankan agar audience bisa menerima materi pidato dengan baik.

Di kebanyakan kasus, banyak orang yang sedang berpidato, malah ditinggal oleh audience mereka. Selain materi yang membosankan, cara penyampaian dan pemilihan kata juga jadi penyebab pidato tidak bisa diterima dengan baik oleh audience.

Di samping itu, proses cara membuat teks pidato juga harus dipelajari, mental dan cara penyampaian materi juga sangat penting diperhatikan. Hal paling penting diperhatikan adalah notasi, nada bicara dan gaya tubuh saat menyampaikan materi pidato.

Mengenal Apa Itu Pidato?

cara berpidato yang baik dan tidak membosankan
Ilustrasi Berpidato di Kantor | Carapedi.id

Pidato merupakan sebuah kegiatan berbicara di depan orang banyak dengan tujuan untuk menyampaikan informasi tertentu, baik pendapat, peristiwa ataupun data dan hal tertentu.

Pada umumnya, pidato ini dilakukan oleh seorang leader di suatu kelompok organisasi, masyarakat, pemerintahan tertentu ataupun yang lainnya. Orang yang berpidato disebut dengan orator.

Pidato ini memiliki beberapa jenis dengan definisi yang berbeda-beda pula. Adapun beberapa jenis pidato, yaitu:

  1. Pidato informatif adalah pidato yang bertujuan untuk menginformasikan suatu hal yang harus diketahui atau yang mendeskripsikan suatu hal kepada banyak orang agar paham maksudnya
  2. Pidato persuasi adalah pidato yang dilakukan untuk mengajak orang lain agar mengikuti ajakan kita
  3. Pidato aksi adalah pidato yang mengajak untuk turun aksi ke lapangan secara langsung, biasanya pidato jenis ini identik dengan demonstrasi
  4. Pidato rekreatif adalah pidato yang bertujuan untuk menghibur, contohnya seperti yang dilakukan para komika

Hal-Hal Penting yang Harus Diperhatikan Saat Berpidato

cara berpidato yang baik dan tidak membosankan
Ilustrasi Mengumpulkan Bahan Pidato | Carapedi.id

Baik sebelum ataupun pada saat berpidato, ada banyak hal yang harus diperhatikan dengan baik. Agar pidato bisa berjalan dengan lancar. Sehingga materi bisa tersampaikan dengan baik.

Banyak orang gagal berpidato dan gagal menyampaikan informasi yang seharusnya disampaikan karena tidak memahami hal-hal berikut:

  1. Memiliki rasa percaya diri tinggi yang akan membuat kita lebih nyaman saat menyampaikan materi pidato
  2. Yakin bahwa kita bisa mempengaruhi orang lain saat menyampaikan materi pidato, agar materi bisa tersampaikan dengan baik
  3. Menguasai materi pidato dengan baik bahkan tanpa teks
  4. Memiliki perbendaharaan kata yang banyak sehingga mampu berbicara dengan baik
  5. Memiliki pandangan dan pengetahuan yang luas untuk mempermudah proses penyampaian isi materi pidato
  6. Latihan secara intensif agar materi dipahami dengan baik
  7. Memiliki sedikit selera humor untuk menarik perhatikan dan membuat pidato tidak membosankan
  8. Menghilangkan rasa tegang saat akan berpidato

Bagaimana Cara Menyusun Pidato yang Baik?

cara berpidato yang baik dan tidak membosankan
Ilustrasi Menyusun Materi Pidato | Carapedi.id

Cara berpidato yang baik dan tidak membosankan itu diawali dari cara penyusunan materi pidatonya. Proses penyusunan materi pidato ini harus dilakukan dengan baik agar saat disampaikan ke publik audience bisa menangkap informasi dengan mudah.

Dalam proses pembuatan naskah atau teks pidato ini ada beberapa tahapan yang harus dilakukan untuk membuat susunan pidato yang baik. Adapun langkah-langkah menyusun teks pidato tersebut adalah:

1. Tentukan Tema atau Topik Pidato

Topik atau tema pidato merupakan inti dari bahasan atau materi yang akan disampaikan saat berpidato. Topik yang akan disampaikan ini harus diperhatikan sebaik-baiknya. Syarat utama dari topik pidato yang dipilih harus menarik audience.

Sehingga pendengar bisa mengambil manfaat dari isi pidato yang disampaikan. Di samping itu, tema yang menarik juga akan mendapatkan feedback yang bagus dari audience.

Dalam membuat topik pidato, kamu juga harus paham tujuan dari pemilihan topik tersebut. Sehingga alur penyusunan pidatonya jelas, dan kamu bisa tahu seberapa bagus materinya.

Contoh sederhana:

  1. Topik: Membangun Wirausahawan Muda
  2. Tujuan umum pidato: Memotivasi
  3. Tujuan khusus pidato: Menjelaskan tata cara berwirausaha di kalangan anak muda agar bisa memiliki usaha sendiri secara mandiri guna membuka lowongan kerja baru dan mengurangi tingkat pengangguran

Penentuan tema dan penguraian detail tujuan umum dan khusus dari tema pidato ini sangat penting. Agar kamu bisa tahu ke mana arah pidato kamu nantinya.

2. Analisa Situasi dan Audience

Pada waktu pembuatan teks pidato, sangat peting sekali menganalisis situasi. Hal ini perlu dilakukan agar tujuan pidato bisa tercapai dengan mudah. Kamu harus tahu dalam kondisi seperti apa dan kepada siapa kamu akan berpidato.

Beda situasi dan audience yang kamu hadapi, maka beda pula cara yang harus digunakan. Kesesuaian isi dan pemilihan kata sangat penting dalam pembuatan teks pidato guna mencapai tujuan pidato yang baik.

Beberapa poin yang harus diperhatikan saat menganalisis audience yaitu:

  1. Siapa pendengar pidato
  2. Rentan usia audience
  3. Maksud audience mendengarkan pidato
  4. Adat dan kebiasaan audience
  5. Tempat pidato berlangsung

Perhatikan 5 poin ini saat hendak menganalisis situasi audience. Jika 5 poin berhasil dianalisis dengan baik, maka proses pembuatan teks pidato akan lebih mudah.

3. Kerucutkan Topik Pidato

Penyempitan topik ini juga penting dilakukan. Agar tujuan dari pidato dapat dicapai dengan tepat. Penyempitan topik pidato ini bertujuan untuk membuat pembahasan isi dari pidato lebih terfokus.

Jika topik pidato tidak dipersempit, maka akan membuat isi pidato akan tampak mengambang dan tidak bisa tersampaikan maksud inti pidatonya.

Contoh:

  1. Topik umum: Membangun Wirausahawan Muda
  2. Topik khusus: Membangun Wirausahawan Muda Melalui Usaha Jamur Tiram dengan Bahan Kompos

Penyempitan topik pidato ini harus jelas subjek dan objeknya. Sehingga pembahasan dari isi pidato akan tampak nyata dan mudah sekali ditangkap oleh audience.

4. Kumpulkan Bahan Pidato

Sebelum mulai menulis dan menyusun naskah teks pidato, terlebih dahulu kamu harus mengumpulkan bahan yang akan digunakan untuk menyusun materi pidato.

Bahan-bahan yang harus disiapkan ini terkait dengan materi yang akan di sampaikan ketika berpidato. Sumber bahannya bisa dari berbagai sumber seperti dari buku, Majalah, Internet, surat kabar, wawancara atau bahkan survei langsung ke lapangan.

Contoh:

  1. Buku metode penanaman jamur tiram
  2. Panduan perawatan jamur tiram
  3. Tips berwirausaha jamur tiram
  4. Bahan baku jamur tiram, dan
  5. Lain-lain

Bahan pidato ini disesuaikan dengan topik yang akan dibahas. Dalam contoh di atas saya ambil beberapa bahan untuk pidato wirausaha jamur tiram, maka yang dibutuhkan adalah metode, perawatan, tips wirausahanya hingga bahan-bahan baku yang akan digunakan.

5. Buat Kerangka Pidato

Apabila semua bahan sudah terkumpul dengan baik, selanjutnya kamu harus membuat kerangka naskah atau teks pidatonya. Kerangka pidato ini untuk mempermudah kamu menyusun isi dari pidato yang akan kamu tulis.

Dalam kerangka pidato ini kamu harus menuliskan poin-poin bahasan yang akan kamu sampaikan ketika berpidato. Poin-poin ini adalah poin pilar atau poin penting yang akan jadi bahan bahasan utama.

Contoh kerangka pidato yang harus dibuat, yaitu:

  1. Pembukaan pidato
  2. Pengantar materi pidato (uraian masalah)
  3. Isi dari pidato (deskripsi dan solusi)
  4. Penutup pidato

Setiap poin ini bisa diubah sesuai dengan kebutuhan kamu. Kamu buat serinci mungkin agar bisa membuat teks pidato dengan mudah.

6. Kembangkan Isi Pidato

Uraikan materi pidato berdasarkan kerangka yang sudah dibuat secara terperinci. Seperti yang saya tuliskan di atas, ada 4 kerangka pidato yang sudah saya siapkan. Kerangka ini tinggal dikembangkan menjadi sebuah pidato.

Kembangkan dan buat bagian pembuka, pengantar pidato, isi pidato hingga penutup. Jangan lupa saat mengembangkan pidato ini, pilih dan gunakan kata-kata yang tepat dan relevan.

Contoh Pembuka Pidato:

Assalamualaikum Wr.Wb, Salam Sejahtera, Selamat Pagi.

Hadirin dan rekan yang saya hormati, Alhamdulillah kali ini kita bisa berkumpul bersama dalam keadaan sehat dan bahagia. Dipertemukan dalam keadaan baik tak kurang suatu apa pun. Maka dari itu, mari kita panjatkan syukur ke hadirat Allah Tuhan yang Maha Esa.

Contoh Isi Pengantar Pidato Pidato:

Hadirin dan rekan yang saya hormati,

Masa pandemi sekarang ini membuat kita serba sulit. Banyak pekerja diberhentikan, pasar dan warung ditutup. Hal ini membuat kita menghadapi masalah finansial yang cukup serius.

Kita juga tahu bahwa pemerintah, sudah berusaha dengan sebaik mungkin, namun hasilnya tidak seperti yang kita harapkan. Sedangkan kebutuhan finansial selalu kita butuhkan setiap harinya.

Jika kita sendiri tidak menemukan solusi terbaik untuk diri kita, maka masalah finansial atau ekonomi kita akan semakin buruk. Wirausaha adalah salah satu solusi terbaik untuk kita jalankan sekarang ini.

Jamur tiram adalah salah satu jenis wirausaha terbaik yang saya tawarkan. Market jamur tiram ini sangat luas, bukan hanya di pasar lokal tapi juga berpeluang untuk kita ekspor.

Contoh Penutup Pidato:

Kegiatan ini diharapkan bisa menjadi salah satu jembatan bagi setiap anak muda untuk menjadi seorang wirausaha muda yang sukses melalui usaha jamur tiram. Terutama mereka yang ada di keluarga yang terdampak pandemi.

Harapan baik kita semua, semoga usaha yang kita lakukan bisa berjalan dengan baik dan mendapatkan Ridho dari Allah Tuhan semesta alam, Amiin. Wassalamualaikum Wr.Wb.

7. Koreksi Isi Pidato

Jangan langsung dipakai, sebaiknya kamu koreksi terlebih dahulu naskah pidato yang sudah kamu tulis tersebut. Koreksi semuanya, mulai dari bahasa, pemilihan kata serta sudut pandang pidato yang sudah kamu buat.

  1. Koreksi penulisan pidatonya
  2. Perhatikan bahasa yang digunakan
  3. Apakah isi pidato sudah mewakili semua materi atau belum
  4. Tambahkan jika ada yang kurang
  5. Buang jika ada hal yang tidak penting

8. Memahami Isi Pidato & Pilih Gesture yang Tepat

Bayak orang yang menghafal isi dari teks pidato yang sudah mereka buat. Menurut saya, ini langkah kurang tepat. Cara terbaik dan paling bagus digunakan adalah memahami isi pidato dengan baik.

Jika dihafal, kemungkinan besar kamu akan lupa, apalagi jika kamu nervous, sudah pasti semua isi pidato di otak akan hilang. Beda halnya jika kamu pahami dengan baik isi dari pidatonya.

Itulah alasan kenapa saya sarankan kamu untuk membuat kerangka pidato. Tujuannya untuk mempermudah kamu memahami isi dari keseluruhan pidato yang akan kamu sampaikan.

Setelah paham, kamu sesuaikan dengan Gesture tubuh kamu. Agar ketika kamu berpidato tidak terlihat kaku. Sebaliknya kamu akan terlihat lebih menarik. Selain itu, audience juga akan lebih nyaman melihatnya.

  1. Baca berulang isi pidato
  2. Pahami isi dari setiap paragraf
  3. Pilih dan gunakan bahasa yang enak dan mudah dipahami baik oleh kamu ataupun audience
  4. Praktikan pidatomu di depan cermin, sesuaikan gaya pidato dengan Gesture tubuh
  5. Perhatikan setiap gerakan dan pilihan kata
  6. Pilih intonasi suara yang tepat

Pahami isi pidato dengan baik. Jika kamu paham dengan baik, maka kamu tidak akan nervous saat kamu di atas panggung.

Bagaimana Cara Berpidato yang Baik?

cara berpidato yang baik dan tidak membosankan
Conoth Berpidato yang Baik | Carapedi.id

Pada saat kamu berpidato, ada beberapa poin yang harus diperhatikan. Mulai dari cara penyampaian pidato, pemilihan kata, penyebutan nama dan lainnya.

Poin-poin ini harus disesuaikan dengan tempat berpidato dan audience yang akan kau hadapi. Jika tidak diperhatikan dengan baik, maka isi pidato kamu tidak akan menarik.

Cara berpidato yang baik dan tidak membosankan bisa kamu lakukan dengan cara berikut:

  1. Siapkan mental dengan baik sebaik-baiknya
  2. Perhatikan tampilan, pakai baju yang rapi, jangan terlalu berlebihan pakai perhiasan atau aksesoris
  3. Pilih dan gunakan kata-kata yang tepat
  4. Jika pidato panjang, isi dengan humor atau berikan refleksi saat berpidato agar audience tidak jenuh dan mengantuk
  5. Gunakan sapaan atau kalimat pembuka yang tepat sesuai dengan adat istiadat, keyakinan yang sopan dan sesuai dengan konteks forum pidato
  6. Gunakan bahasa yang jelas dan lantang
  7. Sampaikan materi pidato dengan baik, logis dan tidak mengambang
  8. Hati-hati jangan singgung soal keyakinan dan kepercayaan baik bersifat agamis ataupun kebiasaan dari masyarakat sekitar
  9. Hindari kata-kata yang menimbulkan perpecahan atau yang bisa memancing keributan dan perdebatan
  10. Berikan data-data valid, jelas dan dapat dipertanggung jawabkan dengan baik
  11. Pilih kata yang sederhana dan mudah dipahami audience
  12. Tutup pidato dengan kesimpulan, salam dan doa

Lakukan setiap langkah berpidato ini dengan baik, agar kamu bisa menyampaikan materi pidato dengan baik pula. Jika kamu bisa menyampaikannya dengan baik, maka audience bisa menangkap isi pidato dengan baik pula.

Sistematika Pidato yang Baik dan Benar

cara berpidato yang baik dan tidak membosankan

Cara berpidato yang menarik, ikuti sistematika berpidato berikut:

  1. Mengucapkan salam dan rasa syukur
  2. Sampaikan pendahuluan atau pembuka pidato dengan mengucapkan rasa terima kasih kepada setiap hadirin
  3. Menyampaikan isi pidato dengan nada yang jelas, bahasanya sederhana dan mudah dipahami oleh audience
  4. Menyimpulkan isi pidato dengan baik, sehingga audience bisa menangkapnya dengan mudah
  5. Menyampaikan harapan dan saran sesuai dengan isi pidato
  6. Menyampaikan salam penutup dengan baik

Tips Cara Berpidato Tanpa Teks

Berpidato memang bisa dilakukan dengan membaca teks. Namun relevansinya akan sangat kurang. Apalagi jika di forum yang besar dan resmi. Sebaiknya, kamu lakukan tanpa teks.

Jika ini sulit, kamu bisa menggunakan beberapa tips berikut ini agar kamu bisa pidato tanpa harus menggunakan teks.

  1. Buat kerangka pidato dengan ara tulis tangan
  2. Tulis isi pidato dengan tulis tangan
  3. Gunakan bahasa sederhana yang mudah dipahami
  4. Pahami isi pidato secara detail dari setiap bagiannya
  5. Baca secara berulang-ulang
  6. Lakukan latihan beberapa kali sambil bercermin
  7. Tingkatkan rasa percaya diri
  8. Kuasai panggung dengan baik

Nah itulah beberapa tahapan cara berpidato yang baik dan tidak membosankan. sangat mudah bukan? Kamu pasti bisa berpidato di mana pun jika kamu melakukan setiap tahapan di atas.

Cara terbaik yang bisa kamu gunakan agar pidato kamu lancar dan tidak membosankan adalah dengan mengusai materi dengan baik, memilih bahasa penyampaian yang sederhana serta memberikan sedikit humor ke dalam pidato yang kamu sampaikan.