Berat & Tinggi Badan Ideal Anak yang Harus Moms Tahu

Berat & Tinggi Badan Ideal Anak yang Harus Moms Tahu

Sebagai seorang ibu, Moms harus memiliki banyak pengetahuan tentang anak. Salah satu hal yang penting untuk dipahami adalah mengetahui berat dan tinggi badan ideal anak. Hal ini bertujuan untuk memantau tingkat kesehatan si kecil. Jika anak Moms memiliki tinggi dan berat badan yang ideal maka pertumbuhan anak akan lebih bagus.

Setiap anak yang lahir tentu akan memiliki bobot dan tinggi badan yang berbeda-beda. Beberapa anak mungkin akan tumbuh degan cepat sedangkan beberapa anak lainnya tumbuh dengan lambat.

Hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, selain dari gen orang tuanya, asupan nutrisi juga sangat berpengaruh pada pertumbuhan si kecil di usia tertentu.

Faktor Pertumbuhan Anak

Setiap anak akan memiliki bobot dan tinggi badan yang berbeda-beda antara anak yang satu dengan yang lainnya. Ada beberapa faktor yang menyebabkan cepat atau lambatnya pertumbuhan seorang anak. Adapun beragam faktor penyebabnya adalah:

Berapa Berat Badan dan Tinggi Ideal Anak?

Setiap tahunnya berat dan tinggi seorang anak akan berbeda-beda. Biasanya pada usia 1-5 tahun anak akan mengalami masa pertumbuhan lambat. Namun di usia 6-12 tahun anak akan mengalami masa pertumbuhan yang sangat cepat.

A. Tabel Berat Badan Anak Usia 1-5 Tahun

Pada saat anak lahir, usia 1-2 tahun biasanya mengalami masa pertumbuhan yang cepat. Namun setelah itu mengalami perlambatan hingga usianya menginjak 5 tahun.

Hal ini adalah hal yang wajar terjadi, karena setelah masa itu anak akan mengalami masa percepatan pertumbuhan kembali di usianya mulai 6-12 tahun.

Hal penting yang harus Moms ketahui adalah berat ideal anak. Nah berikut ini adalah daftar tabel nya:

No Usia Laki-Laki Perempuan
1 1 tahun 7,7-12 Kilogram 7-1,5 Kilogram
2 2 tahun 9,7-15,3 Kilogram 9-14,8 Kilogram
3 3 tahun 11,3-18,3 Kilogram 10,8-18,1 Kilogram
4 4 tahun 12,7-21,2 Kilogram 13,7-21,5 Kilogram
5 5 tahun 14,1-24,2 Kilogram 13,7-24,9 Kilogram

B. Tabel Tinggi dan Berat Badan Anak Usia 6-12 Tahun

Seperti yang dikatakan sebelumnya bahwa pada usia 6-12 tahun anak mengalami pertumbuhan yang sangat cepat. Hal ini dipengaruhi oleh hormon yang dimiliki oleh setiap anak.

Meski demikian memang pertumbuhan anak di usia ini juga dipengaruhi oleh banyak faktor. Nah berikut ini adalah tabel pertumbuhan ideal bobot dan tinggi anak pada usia 6-12 tahun:

Usia Berat (L) Tinggi (L) Berat (P) Tinggi (P)
Usia 6 tahun 21 kg 116 cm 20 kg 115 cm
Usia 7 tahun 23 kg 122 cm 23 kg 122 cm
Usia 8 tahun 26 kg 128 cm 26 kg 128 cm
Usia 9 tahun 29 kg 134 cm 29 kg 133 cm
Usia 10 tahun 32 kg 139 cm 33 kg 138 cm
Usia 11 tahun 36 kg 144 cm 37 kg 144 cm
Usia 12 tahun 41 kg 149 cm 42 kg 152 cm

Cara Menghitung Berat Badan Anak Sesuai Umur

Sebagai orang tua yang selalu memperhatikan pertumbuhan anaknya setiap hari, Moms tentu harus bisa menghitung bobot badan ideal anak. Hal ini bertujuan untuk mengetahui ideal atau tidaknya pertumbuhan anak.

Hal ini juga bisa menjadi parameter Moms dalam mengawasi pertumbuhan dan perkembangan anak. Cara menghitungnya sangat mudah kok, Moms bisa menggunakan rumus BMI ataupun dengan cara konvensional.

A. Cara Hitung Bobot Anak dengan Rumus BMI

Salah satu cara yang dapat digunakan untuk menghitung berat badan anak yang ideal adalah dengan menggunakan rumus BMI (Body Mass Index). Cara menghitungnya adalah seperti ini:

Jadi dari perhitungan diatas di dapat bahwa berat badan anak yang ideal tersebut adalah 16,5.

B. Cara Hitung Bobot Anak dengan Rumus Konvensional

Selain bisa dihitung dengan menggunakan perhitungan rumus BMI, Moms juga bisa menggunakan rumus konvensional. Hebatnya rumus ini dapat menghitung berat badan ideal anak sesuai dengan usianya. Cara perhitungannya sangat mudah, berikut ini adalah langkah-langkahnya:

Jadi, berdasarkan perhitungan rumus konvensional berat badan ideal anak usia 3 tahun bulan adalah 1,8 kilogram.

Penyebab Berat Badan Anak Susah Naik

Beberapa anak biasanya mengalami susah naik badan. Bahkan berdasarkan data berat badan ideal saja badannya sangat jauh sekali. Ternyata hal tersebut ada beberapa penyebabnya, yaitu:

A. Pelekatan Saat Menyusui

Faktor penyebab yang pertama yang membuat seorang bayi mengalami sulit naik berat badannya adalah karena pelekatan pada saat menyusui. Jika seorang bayi saat menyusui lancar tanpa hambatan maka kemungkinan besar badannya akan tumbuh dengan baik. Berat badannya akan stabil.

B. Persediaan ASI tidak Memadai

Saat proses menyusui, ASI adalah faktor penting yang menunjang pertumbuhan di bayi. Sedangkan beberapa ibu justru mengalami kesulitan untuk mengeluarkan ASI, sehingga suply ASI ke si bayi kurang. Hal ini bisa berdampak pada pertumbuhan si bayi. Biasanya berat badannya akan melorot.

C. Penyakit

Hal yang paling berpengaruh pada berat badan bayi adalah penyakit. Saat bayi mengalami sakit, maka dia akan sulit sekali untuk meminum air susu ibu. Sehingga berat badannya akan turun dari idealnya.

Nutrisi Untuk Tumbuh Kembang Anak

Untuk membuat anak mencapai berat dan tinggi badan anak yang ideal maka dibutuhkan nutrisi pelengkap lainnya selain asupan nutrisi utama. Beberapa jenis nutrisi yang bagus untuk mendukung tumbuh kembang anak adalah sebagai berikut:

A. Kalsium

Kalsium akan sangat dibutuhkan sekali oleh anak untuk menunjang perkembangan tubuhnya agar lebih baik. Kalsium dapat membantu pertumbuhan gigi dan tulang dengan baik. Membantu perkembangan saraf, menjaga fungsi otot, membantu proses pembekuan darah, serta membantu tubuh untuk mengubah makanan menjadi energi.

Untuk bisa mencukupi kebutuhan kalsium anak, Moms bisa memberikannya dalam bentuk susu, keju ataupun ikan yang mudah Moms temukan.

B. Asam Lemak Esensial

Anak juga membutuhkan asam lemak esensial. Fungsi asam lemak dalam tubuh anak adalah berguna untuk pembentukan sel, membantu mengatur sistem saraf, memperlancar aliran darah, membantu tubuh mempermudah menyerap nutrisi serta membuat anak memiliki kekebalan tubuh lebih tinggi.

Disamping itu, asam lemak esensial juga dapat mempertahankan fungsi otak dan juga membantu mengatur indra penglihatan. Moms bisa memberikan nutrisi ini dalam bentuk telur, ikan tuna dan juga kacang-kacangan.

C. Zat Besi

Zat besi juga sangat dibutuhkan oleh anak. Zat besi dapat memproduksi hemoglobin (pembawa oksigan dalam darah) dan juga mioglobin (peyimpan oksigen dalam otot). Jika anak kekurangan zat besi dapat dapat menyebabkan anak terkena anemia atau kekurangan darah merah.

Maka dari itu berikan nutrisi zat besi secara teratur. Moms bisa memberikannya dalam bentuk daging, kuning telur, dan juga ikan.