Apa Itu Asuransi Syariah? Ini Manfaat, Hukum & Sejarahnya

Apa Itu Asuransi Syariah? Ini Manfaat, Hukum & Sejarahnya

Salah satu jenis asuransi yang saat ini tengah trending di tengah-tengah masyarakat Indonesia adalah asuransi syariah. Yaitu salah satu asuransi yang menggunakan sistem berbasis islami. Seperti apakah itu? dan bagaimana sejarahnya?

Pengertian Asuransi Syariah

Apa itu asuransi syariah? Asuransi Syariah (ta’min, takaful atau tadhamun) merupakan usaha saling melindungi dan juga tolong menolong antara beberapa orang atau pihak menggunakan investasi yang berbentuk aset atau tabarru’ dengan memberi pola pengembalian guna menghadapi risiko hal tertentu dengan menggunakan akad atau per ikatan yang sangat sesuai dengan prinsip syariah.

Dasar Hukum Asuransi Syariah

“hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah dibuat untuk hari esok (masa depan). Dan bertakwalah kepada Allah sesungguhnya Allah Maha Mengetahui yang kamu kerjakan”

Diriwayatkan juga oleh Abu Hurairah r.a, Nabi Muhammad bersabda: “barang siapa yang menghilangkan kesulitan duniawi nya seorang mukmin, maka Allah SWT. Akan menghilangkan kesulitannya pada hari kiamat. Barangsiapa yang mempermudah kesulitan seseorang maka Allah akan mempermudah urusannya di dunia dan di akhirat.”

Sistem Asuransi Syariah

Sejarah Asuransi Syariah

Asuransi dalam islam sendiri telah ada sejak zaman Nabi Yusuf ketika ia berhasil menafsirkan mimpi dari raja Fir’aun. Dimana sang nabi menyarankan untuk dapat menyisihkan sebagian dari hasil panen ketika masa tujuh tahun yang pertama.

Pada masyarakat arab sendiri telah ada sistem ‘aqilah yang merupakan cara-cara penutupan dari keluarga yang membunuh terhadap keluarga korban yang telah terbunuh. Setelah itu kebiasaan yang telah berkembang pada zaman Nabi sesuai hadits yang diriwayatkan Bukhari.

Adapun memang mengenai praktik ‘aqilah Nabi Muhammad SAW memuat ketentuan pada pasal 3 yang isinya “ Orang Quraisy tersebut melakukan perpindahan (ke Madinah) untuk melakukan pertanggungan bersama dan ia akan saling bekerja sama dalam membayar uang darah diantara mereka.

Adapun memang pada abad ke-20 di beberapa negara Timur Tengah dan Afrika sudah mencoba menggunakan asuransi takaful.

Manfaat Asuransi Syariah

  1. adanya rasa aman dan perlindungan.
  2. Manfaat dan biaya yang lebih adil lagi.
  3. Adapun memang berfungsi sebagai tabungan.
  4. Sebagai alat penyebaran risiko

Perbedaan Asuransi Syariah dan Konvensional

Syariah menggunakan  akad hibah dalam  konsep saling menolong, dimana tidak akan mengharap imbalan.

Konvensional juga sangat mirip dengan transaksi jual-beli, dimana mereka akan sama-sama berharap bisa ambil untung sebesar-besarnya dan rugi sekecil-kecilnya.

Syariah mempunyai oleh semua peserta asuransi. Perusahaan tersebut juga hanya akan menjadi pengelola dana sehingga tidak memiliki hak memiliki.

Konvensional dimana dana premi akan dibayarkan tersebut jadi milik perusahaan karena pada konsepnya menggunakan asas jual-beli, sehingga di sini anda akan bebas ingin memakainya untuk apapun asalkan sesuai dengan perjanjian.